Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh... ,Rohis SMKN 1 Purbalingga blog - Semoga bermanfaat!Aamiin...|Rohis-Smega| Alhamdulillah,Luar Biasa,Allahu'akbar,Yes ! :D -

SELAMAT DATANG DI ROHIS OF SMEGA

Semoga ada yang dapat dipetik dari bacaan dari blog yang sederhana ini.Amin...


Takbir? Allahu'akbar

Belajar Membaca dan Mempelajari Al Qur'an,Yuk...!

Rasulullah SAW pernah bersabda, "Siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alquran ), ia akan mendapatkan satu kebaikan yang nilainya sama dengan 10 kali ganjaran (pahala).(HR Tirmidzi)


Oleh karena itu kamipun berusaha supaya Al Qur'an dapat dibaca dan dipelajari kapanpun dan dimanapun(selain waktu dan tempat yang dilarang)

The foundation of Islam

about Aqidah,Manhaj,Al-Qur'an,Hadits,Ahlaq,Tafsir

Ilmu Fiqih dan Muamalah

Tentang fiqih,Do'a dan Zikir,Ramadhan

Islam Inside

All about Islam (Artikel,Sejarah,Kisah,Penyejuk Hati,Nasehat,Motivasi,Software Islami,dll.)

Rohis Smega

Kegiatan serta rutinitas Rohani Islam SMK N 1 Purbalingga

Saturday, October 6, 2012

Download Tafsir Surat Al-Quraisy Ayat 3


Penceramah : Ustadz Abdullah Zaen
Siaran Live : 03/10/2012
Tempat : Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Judul :  Tafsir Surat Al-Quraisy Ayat 3
Format : MP3
Ukuran : 10.40Mb
Panjang :  00:43:20

sumber file : http://www.kajian.net

Saturday, September 29, 2012

Download Tafsir Surat Al-Quraisy Ayat 2



Penceramah : Ustadz Abdullah Zaen
Siaran Live : 26/09/2012
Tempat : Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Judul :  Tafsir Surat Al-Quraisy Ayat 2
Format : MP3
Ukuran : 10.87Mb
Panjang :  00:45:16

sumber file : http://www.kajian.net

Wednesday, September 19, 2012

Download Tafsir Surat Al-Quraisy Ayat 1


Penceramah : Ustadz Abdullah Zaen
Siaran Live : 19/09/2012
Tempat : Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Judul :  Tafsir Surat Al-Quraisy Ayat 1
Format : MP3
Ukuran : 10.78Mb
Panjang :  00:44:55

sumber file : http://www.kajian.net

Download Tafsir Surat Al-Quraisy, Muqodimmah


Penceramah : Ustadz Abdullah Zaen
Siaran Live : 12/09/2012
Tempat : Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Judul :  Tafsir Surat Al-Quraisy, Muqodimmah
Format : MP3
Ukuran : 11.07 Mb
Panjang :  00:46:08

sumber file : http://www.kajian.net

Friday, September 7, 2012

Download Tafsir Surat Al Maaun Ayat 7

Penceramah : Ustadz Abdullah Zaen
Siaran Live : 05/09/2012
Tempat : Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Judul : Tafsir Surat Al Maaun Ayat 7
Format : MP3
Ukuran : 9.96Mb
Panjang :  00:43:32


Saturday, July 28, 2012

30 Keutamaan Shalat Tarawih Bulan Ramadhan

Assalamu'alaikum wr. wb.
Berikut ini adalah keutamaan 30 Keutamaan Shalat Tarawih Bulan Ramadhan :
30 Manfaat / Keutamaan Shalat Tarawih
Malam ke 01 : Siapa yang shalat Tarawih pada malam pertama dihapus dosa seorang Mu’min seperti ketika ia di lahirkan.
Malam ke 02 : Shalat Tarawih pada malam kedua di ampuni dosa dirinya dan kedua orang tuanya, jika keduanya Mu’min.
Malam ke 03 : Malaikat berseru dari ‘Arsy ” Telah diangkat amal dan dosanya yang telah lalu dan di ampuni oleh Allah SWT.
Malam ke 04 : Baginya mendapat pahala, seperti pahala membaca Kitab Taurat, Zabur, Injil dan AlQur-an.
Malam ke 05 : Allah SWT memberinya pahala seperti pahala Sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsho.
Malam ke 06 : Allah SWT memberinya pahala Thawaf di Baitul Makmur dan di mintakan ampun baginya oleh setiap batu benda.
Malam ke 07 : Seumpama pahala yang di peroleh nabi Musa A.S dan penolong dari kejahatan Fir’aun dan Hamman.
Malam ke 08 : Allah SWT memberikannya pahala seperti pahala apa yang diberikan kepada Nabi Ibrohim AS.
Malam ke 09 : Seumpama pahala Ibadah nabi Muhammad SAW.
Malam ke 10 : Allah SWT memberinya Rizki dan kebaikan di dunia dan akhirat.
Malam ke 11 : Apabila Ia meninggal dunia, seperti dilahirkan dari Ibunya.
Malam ke 12 : Ia datang pada hari kiamat kelak dengan wajah berseri-seri seperti bulan purnama.
Malam ke 13 : Ia datang pada hari kiamat, selamat dari kejahatan (kejelekan).
Malam ke 14 : Malaikat pada menyaksikan bahwa sesungguhnya orang tersebut telah Sholat Tarawih maka pada hari kiamat kelak Allah SWT tidak akan menghisabnya.
Malam ke 15 : Para malaikat bersholawat kepadanya dan menjaga di ‘Arsy dan kursi.
Malam ke 16 : Allah SWT mencatat baginya akan di bebaskan dari api neraka dan masuk surga.
Malam ke 17 : Diberikannya pahala seperti pahala para nabi.
Malam ke 18 : Satu Malaikat berseru : ” Hai Hamba Allah bahwasanya Allah SWT telah meridhoi kamu dan ke dua orang tuamu.
Malam ke 19 : Allah SWT akan mengangkat ke surga firdaus.
Malam ke 20 : Allah SWT memberikan pahala para Syuhada dan orang-orang Sholeh.
Malam ke 21 : Allah SWT membuatkan baginya sebuah istana di surga dari cahaya.
Malam ke 22 : Pada hari kiamat nanti, selamat dari kesulitan dan kesusahan.
Malam ke 23 : Allah SWT membangunkan baginya sebuah kota di surga.
Malam ke 24 : Dua puluh empat (24) permintaanya di kabulkan oleh Allah SWT.
Malam ke 25 : Allah SWT mengangkatnya dari siksaan kubur.
Malam ke 26 : Allah SWT mengangkatnya baginya pahala empat puluh tahun (40 thn).
Malam ke 27 : Ia akan melewti jembatan Shirotul Mustaqim pada hari kiamat kelak seperti kilat menyambar.
Malam ke 28 : Allah SWT mengangkat baginya seribu (1000) derajat di surga.
Malam ke 29 : Allah SWT memberikan pahala seribu (1000) haji yang makbul.
Malam ke 30 : Allah SWT berfirman : Hai Hambaku, makanlah buah-buahan di dalam surga dan mandilah engkau dengan air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku.
Nah setelah mengetahui 30 Keutamaan Shalat Tarawih diatas tentu sangat sayang sekali bukan jika kita meninggalkan ibadah shalat tarawih tersebut? Jadi, jika tidak ada halangan semoga kita semua dapat senantiasa selalu menunaikan ibadah sunah tersebut selama 30 hari penuh di bulan ramadhan ini.
Semoga Bermanfaat ! :)
Edited by ROS
Lampiran: Sumber Hadist dari Kitab Duratun Nasihin, Bab Keistimewaan Bulan Ramadhan (credit towongalus.wordpress.com) ,http://www.masrudi.net/30-keutamaan-shalat-tarawih-bulan-ramadhan.html ,  Kompas Forum.

Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa Dan Pahala Puasa Ramadhan

Assalmu'alaikum wr. wb.
Berhubung ini bulan Ramadhan jadi artikelnya juga yang berkaitan dengan bulan yang penuh berkah ini,sebentar lagi kita akan menyimak...apa saja sih yang bikin puasa kita batal?lalu apa saja sih yang mengurangi pahala kita dalam berpuasa...?? :)
Mari kita simak!!
Bissmillah. . .

Ada beberapa perbuatan atau hal yang membatalkan puasa dan pahala puasa baik ramadhan maupun puasa sunnah. Perbedaan antara puasa wajib seperti di bulan Ramadhan maupun sunnah sebenarnya tidak ada perbedaan dalam pelaksanaannya, termasuk hal yang bisa membatalkan maupun yang bisa merusak pahala puasa. Lalu apa perbedaan puasa yang yang batal dengan puasa yang tidak dapat pahala?

Sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW :

Kam min shoimin laisa lahu min shiyamihi illal ju’u wal ‘athos”. Banyak dari orang-orang yang berpuasa tapi tidak memperoleh hasil dari puasanya melainkan lapar dan dahaga saja

Dalam hadits tersebut dijelasakan banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan rasa lapar dan haus dan tidak mendapatkan pahala sama sekali selain rasa haus dan lapar saja serta tidak mendapatkan nilai keutamaan dalam puasa ramadhan, tapi puasanya tetap sah walaupun hanya sekedar menggugurkan kewajiban untuk melaksanakan puasa.

Jadi sudah seharusnya dalam melaksanakan puasa kita berusaha menjalankan sebaik-baiknya agar puasa tidak batal dan tetap mendapatka pahala yang besar sehinga mendapat balasan dari puasa yang dijalankan.

Kesimpulan : Jika puasanya batal maka tidak akan mendapatkan pahala puasa sebalikya jika pahala puasa batal (tidak mendapatkan pahala) puasanya tetap sah 

Dibawah ini rincian tentang hal yang membatalkan puasa dan mengurangi pahala puasa

Hal yang mengurangi/membatalkan Pahala Puasa:
  • Berkata Bohong (Berdusta)
  • Membicarakan orang lain atau menggunjing
  • Memberikan kesaksian palsu saat berpuasa
  • Membicarakan hal hal yang keji/kotor (Rafats) seperti berbicara seputar sek, termasuk sumpah serapah atau ucapan kotor yang timbul akibat amarah
  • Laghwu ( uacapan yang tidak beranfaat)
  • Shakhab (ucapan keras) dalam bertikaian
  • Bertengkar termasuk bertikai dan beradu mulut
  • Hasut/dengki melakukan sesuatu hal yang sengaja untuk merugikan orang lain
  • Melihat wanita lalu menimbulkan nafsu birahi
  • Mencium seseorang berbeda jenis bukan muhrim (tidak termasuk dengan istri)
  • Dan sebaganya
Hal Yang tidak Membatalkan pahala puasa
  • Menggosok gigi (asal sisa gosokan tidak ditelan)
  • Menyicip makanan saat memasak tapi jangan ditelan (hati-hati)
  • Menelan ludah
  • Muntah tapi tidak sengaja
  • Mengeluarka sperma tanpa sengaja seperti bermimpi
  • Mengeluarkan darah dari luka yang tidak disengaja, kecuali jika darah yang keluar banyak dan membuat badan terasa lemas dan pusing)
  • Kumur-kumur siang hari (hati-hati)
Hal yang Membatalkan Puasa:

1. Makan Dan Minum Dengan Sengaja
Memasukan makanan atau minuman ke dalam mulut biarpun sedikit saat sedang puasa termasuk benda lain seperti pulpen, kerikil yang sengaja di masukan dalam mulut lalu ditelan saat menjalankan puasa bisa membatalkan puasa

2. Bersenggama siang hari
Melakukan hubungan suami istri saat puasa, mulai dari terbit fajar (setelah sahur) maka bisa membatalkan puasa, kalau Cuma mencium istri tidak menyebabkan puasa batal asal jangan sampa keluar sperma, karena hal itu sama dengan mengeluarkan sperma dengan sengaja

3. Mengeluarkan sperma dengan sengaja (dikocok)
Mengeluarkan sperma (air mani) dengan sengaja bisa membatalkan puasa seperti (mengocok) lalu keluar sperma atau seperti mencium istri yang bisa menyebabkan keluarnya sperma dsb

4. Muntah Disengaja
Keluar muntah yang disengaja juga bisa merusak puasa seperti mulut dicolok sampai mual lalu muntah, atau sebab lain yang disengaja agar muntah kecuali mabuk perjalanan dan tidak sengaja

5. Haid Dan Nifas
Keluarnya darah haid bagi wanita termasuk darah nifas (melahirkan) tidak boleh berpuasa karena puasanya tidak sah dengan kondisi seperti itu

6. Merokok
Merukok juga tidak diperkenankan saat puasa, karena sama dengan memasukan sesuatu dalam mulut bahkan bisa menimbulkan kenikmatan
7. Murtad
Murtad (orang yang keluar dari islam)

8. Memasukan Suntikan (Berupa Makanan)
Dalam hal ini ada banyak pendapat, meskipun suntikan ini tidak dimasukan melalui mulut namun jika suntikan itu berupa makanan yang tujuannya untuk meberikan makanan yang bersifat menyegarkan dan mengenyangkan bisa merusak puasa.

9. Memasukan Air Drai Dubur (lubang Belakang)
Hal yang masuk kedalam perut baik melalui mulut atau dubur tidak diperbolehkan seperti kentut dalam air dengan sengaja bisa menyebabkan air masuk

Demikian hal-hal yang dapat membatalkan puasa dan pahala puasa, hanya saja jika sesuatu hal yang membatalkan puasa dan terjadi tanpa sengaja maka tidak akan membatalkan puasa.




Bagaimana sahabat ROS masih semangat?hhe....masih bisa diperbaiki kok.")

Akhir kata ,kalau ada yang baik dari posting ini itu berasal dari Allah SWT dan jika ada yang salah merupakan kelalaian penulis dan keburukan syaitan,
Semoga Bermanfaat ! 


Wassalamu'alaikum wr.wb.


Edited by ROS
Lampiran : http://www.erabaca.com/2012/07/hal-hal-yang-membatalkan-puasa.html

Thursday, July 26, 2012

Cerita tentang Nabi Nuh dan iblis

Assalamu'alaikum...
Sebelumnya maaf kalau cerita ini berisi agak individu..hehe,tapi gpp..semoga bermanfaat!:D
tadi saya tarawih di Masjid Agung Darussalam Purbalingga ,di sela" sholat tarawih ada ceramah ramadhan yang membahas "Penjelmaan jin" dimana tema tersebut mengisahkan Nabi Nuh as yang bertemu dengan iblis yang menjelma sebagai orang yang tua,penasaran?
kurang lebih berikut kisahnya :)



Iblis/Syetan Memperlihatkan Dirinya kepada Nabi-nabi

Ketika Iblis memperlihatkan dirinya kepada Nabi Nuh ’alaihis salaam.

Ibnul Jauzi telah meriwayatkan dari Abdulloh bin Umar dia berkata :

ketika Nabi Nuh naik perahu, beliau melihat seorang tua yang tidak dikenalnya, maka berkata Nabi Nuh,

”Apa yang menyebabkan kamu masuk ?”

Lalu Iblis berkata, ”Aku masuk untuk memusibahi sahabat-sahabatmu, maka jadilah hati mereka bersamaku dan badan mereka bersamamu.”

Nabi Nuh berkata kepadanya, ”Keluarlah kamu, hai musuhnya Alloh !”

Maka berkata Iblis, ”Ada lima hal yang aku merusak dengannya terhadap manusia, dan 
aku akan menceritakan kepadamu tiga hal, dan aku tidak akan menceritakan kepadamu dua hal.”

Maka Alloh memberi wahyu kepada Nabi Nuh , ”Sesungguhnya kamu tidak butuh yang tiga hal, perintahkanlah Iblis menceritakan yang dua hal.”

Maka berkata Iblis, ”Aku merusak manusia dengan dengki dan tamak, 

karena dengki aku dilaknat, dan aku dijadikan syetan yang terkutuk, 

dan karena tamak surga diberikan kepada Adam semuanya, aku dapatkan hajatku tetapi aku diusir dari surga.”  (Talbisu Iblis hal 24)



semoga ada yang hikmah yang kita ambil dari cerita tersebut.:)
so..jangan dengki dan tamak ya. . .:D




Edited by ROS
lampiran : http://www.tsabitha.com/2012/01/04/cerita-tentang-nabi-nuh-dan-iblis/

Wednesday, July 25, 2012

10 Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

Assalamu'alaikum wr. wb . .:)
Siapa yang merasa mulutnya bau saat berpuasa ,acungkan jari?hhe...engga dong.:D ,pasti semua orang yang berpuasa mengalami hal tersebut,tapi sebenarnya hal itu lumrah dan sah sah saja,malah nantinya di Akhirat nanti mulut kita jadi harum mewangi seperti minyak kasturi.:D
Hm...tapi tidak ada salahnya juga jika kita mencoba tips berikut untuk mengatasi bau mulut saat berpusasa.
Selamat Menyimak ! :D

Di antara hal yang sering dirasakan saat kita berpuasa adalah timbulnya bau mulut tak sedap. Hal ini timbul karena produksi saliva untuk mencegah bau mulut akan berkurang seperti biasanya setiap kita makan, sehingga bakteri berkembang biak dengan cepat, sehingga akan muncul bau tidak sedap dimulut.

Penyebab bau mulut lainnya juga bisa terjadi karena datang dari dalam tubuh, seperti yang dialami pengidap diabetes atau maag. Untukmengatasi bau mulut saat puasa, maka berikut adalah beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan untuk menuntaskannya.
  1. Rajinlah menggosok gigi setelah sahur dan sebelum tidur di malam hari.
  2. Hindari makanan-makanan yang diketahui menimbulkan bau mulut menyengat seperti petai, durian, atau bawang.
  3. Perbanyak minum air putih ketika sahur dan berbuka untuk menjaga kesimbangan air dalam tubuh.
  4. Konsumsi makanan probiotik untuk membantu kesehatan pencernaan dan mencegah bau mulut.
  5. Hindari rokok dan minuman yang mengandung alkohol(kadar rendah maupun tinggi) yang dapat memicu terjadinya periodontitis dan gingivitis yang memperburuk kebersihan mulut. Selain itu, alkohol dapat mengurangi produksi air liur yang mengakibatkan semakin cepatnya perkembangan bakteri.
  6. Konsumsi buah dan sayuran seperti apel, wortel, dan bengkuang.
  7. Rempah-rempah seperti ketumbar, mint, tarragon, kayu putih, rosemary, dan kapulaga yang sangat baik untuk memerangi bau mulut.
  8. Konsumsi vitamin C seperti berry, jeruk, dan melon karena dapat menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi pertumbuhan bakteri. Sebaiknya dapatkan makanan/buah-buahan yang mengandung vitamin C, bukan dari suplemen, karena suplemen justru memperparah bau mulut.
  9. Konsumsi keju karena keju kaya akan kalsium, rendah karbohidrat, dan mengandung fosfat sehingga bermanfaat untuk meningkatkan produksi air liur, dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.
  10. Jangan terlalu sering menggunakan obat kumur. "Boleh pakai obat kumur tapi jangan sering-sering, mungkin hanya di malam hari," ujar drg. Eky. Di dalam mulut terdapat bakteri jahat dan bakteri baik yang harus dijaga keseimbangannya.
bagaimana ? ingin coba tips ini? coba boleh ,tidak juga boleh?semua kembali ke masing",
Terimakasih :D


Edited by ROF Blog

Kebiasaan-kebiasaan Tak Sehat Orang Indonesia di Bulan Puasa

Saat bulan Ramadan tiba, seluruh umat Muslim di dunia diwajibkan menunaikan ibadah puasa. Tak hanya untuk mendapatkan pahala, berpuasa juga banyak memberikan manfaat kesehatan. Sayangnya, ada beberapa kebiasaan orang Indonesia yang dinilai tidak sehat dan justru membuat puasa terasa semakin berat.

Jika dilakukan dengan benar, puasa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, antara lain detoksifikasi (membersihkan tubuh), memicu proses penyembuhan dan penurunan berat badan.

Namun beberapa kebiasaan berikut dapat membuat ibadah puasa terasa berat dan juga tak sehat untuk tubuh, seperti dirangkum detikHealth, Senin (23/7/2012):



1. Banyak makan manis saat sahur
"Sebaiknya menghindari makanan yang cepat meningkatkan rasa lapar seperti terlalu manis," jelas DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Departemen Ilmu Gizi FKUI kepada detikHealth.

Menurut Dr Tati, makanan yang terlalu manis dan karbohidrat sederhana akan meningkatkan gula darah secara cepat namun kemudian akan menurunkannya secara drastis, yang akhirnya akan menyebabkan tubuh kekurangan zat gula sebagai zat tenaga sehingga tubuh cepat lemas, cepat lapar dan mengantuk.



2. Langsung tidur sehabis sahur
"Setelah makan, makanan akan disimpan di dalam lambung. Nah, ketika Anda langsung tidur sehabis sahur, maka makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas. Setidaknya beri jedah 1-2 jam," ujar Dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, dari FKUI-RSCM.

Kondisi ini disebut refluks esofagus. Bila ini terjadi, makanan yang baru saja mencapai lambung akan berbalik arah ke kerongkongan dan membawa asam lambung. Akibatnya, kerongkongan akan terasa kering, panas, membuat mual, mulas dan ingin muntah. Ini akan semakin parah pada penderita maag.



3. Buka puasa pakai gorengan
Gorengan membawa efek yang tidak baik untuk saluran tenggorokan dan pencernaan, terutama bagi orang yang seharian mengosongkan perut. Makanan yang tinggi lemak seperti gorengan akan membuat orang rentan terserang batuk dan memperlambat pengosongan lambung.

Hal ini tidak baik untuk orang yang baru berbuka puasa. Karena setelah 14 jam lambung kosong, tubuh butuh nutrisi yang cukup, tapi dengan adanya lemak tubuh akan merasa sudah kenyang dan akhirnya penyerapan nutrisi pun terhambat.



4. 'Balas dendam' saat buka puasa bikin kolesterol naik
"Puasa sebenarnya bagus sekali untuk kesehatan tubuh, sepanjang orang mau membatasi pola makannya. Dan tidak ada itu kata balas dendam," ujar dr Arieska Ann Soenarta, Sp.JP (K), spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah RS Harapan Kita.

Menurut dr Ann, banyak sekali kecenderungan orang makan tidak terkontrol pada bulan puasa, terutama pada saat buka puasa. Hal ini dapat diamati dengan penuhnya restoran-restoran mahal yang menyajikan berbagai makanan termasuk makanan berkolesterol tinggi, di saat buka puasa.



5. Puasa malah makin gemuk karena makan berlebihan
"Pada prinsipnya, orang menjadi gemuk karena makanan yang dikonsumsi lebih banyak dari makanan yang diolah menjadi tenaga. Hal ini banyak terjadi di bulan puasa," ungkap Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM.

Biasanya orang yang berpuasa akan makan berlebihan ketika sahur karena takut lemas atau makan balas dendam saat buka. Sedangkan di pagi dan siang harinya, aktivitas fisik yang dilakukan berkurang, banyak tidur dan jarang sekali bergerak. Alhasil, lemak menumpuk dan akhirnya berat badan meningkat.



sumber : http://health.detik.com/read/2012/07/23/122620/1972184/763/6/kebiasaan-kebiasaan-tak-sehat-orang-indonesia-di-bulan-puasa

Malam Lailatul Qadar

Assalamu'alaikum wrb wb.
Malam Lailatul Qadar? apa yha?  malam yang lebih mulia dari seribu bulan? jadi kapan yha? 
Mari kita simak pembahasan berikut :

Oleh : Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid
Keutamaannya sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya Al Quran Al Karim yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi. Ummat Islam yang mengikuti sunnah Rasulnya tidak memasang tanda-tanda tertentu dan tidak pula menancapkan anak-anak panah untuk memperingati malam ini (malam Lailatul Qodar/Nuzul Qur’an, red), akan tetapi mereka bangun di malam harinya dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah.

Inilah wahai saudaraku muslim, ayat-ayat Qur’aniyah dan hadits-hadits Nabawiyyah yang shahih yang menjelaskan tentang malam tersebut.

1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Cukuplah untuk mengetahui tingginya kedudukan Lailatul Qadar dengan mengetahui bahwasanya malam itu lebih baik dari seribu bulan, Allah berfirman :

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿۳﴾ تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾ سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾ [القدر: ١ - ٥]

(yang artinya) [1] Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. [2] Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? [3] Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. [4] Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. [5] Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. [QS Al Qadar: 1 - 5]

Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan nan penuh hikmah :

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ ﴿۳﴾ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ ﴿٤﴾ أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ ﴿٥﴾ رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ﴿٦﴾ [الدخان: ۳ - ٦]

(yang artinya) :

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. [4] Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, [5] (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, [6] sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”[QS Ad Dukhoon: 3 - 6]

2. Waktunya


Diriwayatkan dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam bahwa malam tersebut terjadi pada malam tanggal 21, 23, 25, 27, 29 dan akhir malam bulan Ramadhan. (Pendapat-pendapat yang ada dalam masalah ini berbeda-beda, Imam Al Iraqi telah mengarang satu risalah khusus diberi judul Syarh Shadr bidzkri Lailatul Qadar, membawakan perkatan para ulama dalam masalah ini, lihatlah).

Imam Syafi’I berkata : “Menurut pemahamanku, wallahu a’lam, Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab sesuai yang ditanyakan, ketika ditanyakan kepada beliau : “Apakah kami mencarinya di malam hari?”, beliau menjawab : “Carilah di malam tersebut.”. (Sebagaimana dinukil al Baghawi dalam Syarhus Sunnah (6/388).

Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadr itu pada malam terakhir bulan Ramadhan, berdasarkan hadits ‘Aisyah Radiyallahu ‘anha, dia berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda : (yang artinya) “Carilah malam Lailatur Qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.”. (HR Bukhari 4/255 dan Muslim 1169)

Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, karena riwayat Ibnu Umar (dia berkata) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya) : “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya.” (HR Bukari 4/221 dan Muslim 1165).

Ini menafsirkan sabdanya : (yang artinya) “Aku melihat mimpi kalian telah terjadi, maka barangsiapa ingin mencarinya, carilah pada tujuh hari yang terakhir.” (Lihat maraji’ diatas).

Telah diketahui dalam sunnah, pemberitahuan ini ada karena perdebatan para sahabat. Dari Ubadah bin Shamit Radiyallahu ‘anhu, ia berkata Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam keluar pada malam Lailatul Qadar, ada dua orang sahabat berdebat, beliau bersabda : “Aku keluar untuk mengkhabarkan kepada kalian tentang malam Laitul Qadar, tetapi fulan dan fulan (dua orang) berdebat hingga diangkat tidak bisa lagi diketahui kapan lailatul qadar terjadi), semoga ini lebih baik bagi kalian, maka carilah pada malam 29,27,25 (dan dalam riwayat lain : tujuh, sembilan, lima). (HR Bukhari 4/232).

Telah banyak hadits yang mengisyaratkan bahwa malam Lailatul Qadar itu pada sepuluh hari terakhir, yang lainnya menegaskan di malam ganjil sepuluh hari terakhir. Hadits yang pertama sifatnya umum, sedang hadits kedua adalah khusus, maka riwayat yang khusus lebih diutamakan daripada yang umum, dan telah banyak hadits yang lebih menerangkan bahwa malam Lailatul Qadar itu ada pada tujuh hari terakhir bulan Ramadhan, tetapi ini dibatasi kalau tidak mampu dan lemah, tidak ada masalah. Maka dengan ini, cocoklah hadits-hadits tersebut, tidak saling bertentangan, bahkan bersatu tidak terpisahkan.

Kesimpulannya :

Jika seseorang muslim mencari malam Lailatul Qadar, carilah pada malam ganjil sepuluh hari terakhir, 21, 23, 25, 27 dan 29. Kalau lemah dan tidak mampu mencari ppada sepuluh hari terakhir, maka carilah pada malam ganjil tujuh hari terakhir yaitu 25, 27 dan 29. Wallahu a’lam.

Paling benarnya pendapat lailatul qadr adalah pada tanggal ganjil 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan, yang menunjukkan hal ini adalah hadits Aisyah, Ia berkata :

“Adalah Rasulullah beri’tikaf pada 10 terakhir pada bulan Ramadhan dan berkata : “Selidikilah malam lailatul qadr pada tanggal ganjil 10 terakhir bulan Ramadhan”.

3. Bagaimana Mencari Malam Lailatul Qadar


Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu, melainkan (bagi) orang yang diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh karena itu, dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahalaNya yang besar, jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari 4/217 dan Muslim 759).

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya), “ Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” yang telah lalu. (HR Bukhari 4/217 dan Muslim 759)

Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah ‘Aisyah Radiyallahu ‘anha, (dia) berkata : “Aku bertanya, Ya Rasulullah (Shalallahu ‘alaihi wassalam), Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?”. Beliau menjawab, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.”. (HR Tirmidzi (3760), Ibnu Majah (3850), dari Aisyah, sanadnya shahih. Lihat syarahnya Bughyatul Insan fi Wadhaifi Ramadhan, halaman 55-57, karya ibnu Rajab al Hanbali.)

Saudaraku – semoga Allah memberkahimu dan memberi taufiq kepadamu untuk mentaatiNya – engkau telah mengetahui bagaimana keadaan malam Lailatul Qadar (dan keutamaannya) maka bangunlah (untuk menegakkan sholat) pada sepuluh malam hari terakhir, menghidupkannya dengan ibadah dan menjauhi wanita, perintahkan kepada istrimu dan keluargamu untuk itu dan perbanyaklah amalan ketaatan.

Dari Aisyah Radiyallahu ‘anha, “Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam apabila masuk pada sepuluh hari (terakhir bulan Ramadhan), beliau mengencangkan kainnya (menjauhi wanita yaitu istri-istrinya karena ibadah, menyingsingkan badan untuk mencari Lailatul Qadar), menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari 4/233 dan Muslim 1174).

Juga dari ‘Aisyah Radiyallahu ‘anha, (dia berkata) : “Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir), yang tidak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya.” (HR Muslim 1174).

4. Tanda-tandanya


Ketahuilah hamba yang taat – mudah-mudahan Allah menguatkanmu dengan ruh dariNya dan membantu dengan pertolongaNya – sesungguhnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menggambarkan paginya malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya.

Dari Ubay Radiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya) : “Pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi.” (HR Muslim 762).

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam beliau bersabda : (yang artinya) “Siapa diantara kalian yang ingat ketika terbit bulan, seperti syiqi jafnah.” (HR Muslim 1170. Perkataannya “Syiqi Jafnah”, syiq artinya setengah, jafnah artinya bejana. Al Qadli ‘Iyadh berkata :”Dalam hadits ini ada isyarata bahwa malam Lailatul Qadar hanya terjadi di akhir bulan, karena bulan tidak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di akhir-akhir bulan.”)

Dan dari Ibnu Abbas Radiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya) : “ (Malam) Lailatul Qadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya cahaya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan.” (HR Thyalisi (349), Ibnu Khuzaimah (3/231), Bazzar (1/486), sanadnya hasan).

(Dikutip dari Sifat Puasa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam oleh terbitan Pustaka Al-Mubarok (PMR), penerjemah Abdurrahman Mubarak Ata. Cetakan I Jumadal Akhir 1424 H. Judul asli Shifat shaum an Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Fii Ramadhan, Bab “Malam Lailatul Qadar”. Penulis Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid. Penerbit Al Maktabah Al islamiyyah cet. Ke 5 th 1416 H. Edisi Indonesia)
Semoga Bermanfaat.

edited by ROS-Blog
Sumber : http://moslemsunnah.wordpress.com

Tips Sehat Selama Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tips Sehat Selama Berpuasa di Bulan Ramadhan. Kita para kaum muslim telah memasuki bulan Ramadhan,dimana bulan penuh dengan Rahmat dan Berkah.

Bagi umat Islam, waktu berpuasa di Bulan Ramadhan dimulai mulai dari waktu Subuh sampai waktu Maghrib tiba, kalau di akumulasikan waktunya kurang lebih dari 14 jam tanpa makan dan minum.

Meskipun begitu, bukan halangan untuk tetap bisa produktif selama berpuasa di bulan yang penuh dengan Rahmat dan Berkah atau di bulan Ramadhan. Artikel Kesehatan kali ini kami akan share beberapa Tips Sehat Selama Berpuasa di Bulan Ramadhan.

Berikut adalah Tips Sehat Selama Berpuasa di Bulan Ramadhan :

1. Pada Saat Sahur
    • Biasakan meminum sedikit teh hangat setelah bangun. Setelah bangun tidur biasanya kita masih mengantuk dan lidah masih kurang berselera menyantap makanan.
    • Teh dapat membuat kita terjaga selama beberapa puluh menit kedepan. Rasa hangat air teh juga melancarkan aliran darah di lidah dan mulut sehingga kita lebih berselera makan sahur.
    • Makan karbohidrat kompleks. Yang termasuk karbohidrat kompleks adalah beras, kentang, gandum. Jenis karbohidrat ini lebih lama dicerna sehingga lebih awet kenyang disiang hari. 
    • Cukup serat. Selain baik untuk pencernaan, serat juga memperlambat pelepasan glukosa dalam darah. Sumber serat yang baik berasal dari buah-buahan dan sayuran. 
    • Minum yang cukup. Ini supaya tubuh terhidrasi dengan baik sebelum menjalankan puasa disiang hari. Total cairan yang dikonsumsi selama sehari semalam minimal delapan gelas sehari. 
    • Santap hidangan sahur pada saat mendekati waktu imsak.

2. Pada Saat Siang Hari
    • Tidur sebentar jika memungkinkan. Dengan bangun sahur dini hari memotong waktu tidur kita, terutama ibu rumah tangga yang harus mempersiapkan makan sahur sebelum anggota keluarga lain bangun. Jika mengantuk tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk tidur disiang hari agar tubuh menjadi lebih segar kembali. 
    • Tetap melakukan aktifitas. Pada saat puasa metabolisme tubuh menurun, jika kita menghabiskan waktu untuk tidur atau bermalas-malasan selama kita berpuasa tanpa melakukan aktifitas, stamina justru semakin menurun sehingga terasa lebih lemas. Isilah waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. 
    • Hindari terlalu lama terkena paparan sinar matahari. Terkena panas matahari terlalu lama dapat menyebabkan dehidrasi. Untuk mengurangi panas tubuh pakai pakaian yang dingin dan mandi jika perlu.

3. Pada Saat Berbuka Puasa
    • Mulai dengan makanan atau minuman dengan kadar glukosa tinggi atau manis-manis karena glukosa mudah dicerna dan dapat mengembalikan energi kita dengan cepat. 
    • Jangan langsung pada makanan utama. Setelah memakan manis-manis biarkan beberapa menit supaya pencernaan dapat beradaptasi setelah belasan jam tidak aktif memproses makanan. Ada baiknya untuk membagi porsi makanan sedikit pada saat buka puasa dan dilanjutkan dua jam setelahnya atau selepas shalat tarawih. 
    • Hindari makanan fast food. Sudah menjadi kebiasaan terutama anak muda untuk mencari makanan diluar saat bulan puasa. Banyaknya restoran fast food membuat tempat makan ini banyak dikunjungi pada saat bulan puasa. Fast food umumnya mengandung kolesterol, garam dan lemak yang tinggi dengan kandungan serat dan variasi gizi yang rendah. Perlu diingat tubuh memerlukan Nutrisi Yang Optimal saat berbuka puasa bukan dengan makanan yang justru dapat merusak kesehatan

Bagaimana teman-teman dengan Tips Sehat Selama Berpuasa di Bulan Ramadhan ini. Bagi teman-teman yang ingin menambahkannya tips nya kami sangat senang dengan menorehkannya pada kolom Comment di bawah ini ya.

Semoga Tips kesehatan ini dapat membantu mengurangi beberapa masalah yang mungkin terjadi pada saat puasa dan membuat kita tetap produktif dan aktif sepanjang hari selama melakukan aktifitas di bulan Ramadhan ini.

9 Amalan Utama Bulan Ramadhan


Bulan Ramadhan adalah bulan Ibadah, bulan berbuat baik, bulan kebaikan, bulan simpati, bulan pembebasan dari neraka, bulan kemenangan atas nafsu, dan bulan kemenangan.
Pada bulan tersebut, Allah swt melimpahkan banyak kerunia kepada hamba-hamba-NYA dengan dilipatgandakan pahala dan diberi jaminan ampunan dosa bagi siapa yang bisa memanfaatkannya dengan semestinya.
Berikut ini adalah beberapa amalan-amalan utama yang sangat ditekankan pada bulan Ramadhan.
1. Shiyam/Puasa
Rasulullah saw bersabda :
“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat.
Allah swt berfirman : ‘Kecuali puasa, sungguh dia bagianku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena (orang yang berpuasa) dia telah meninggalkan syahwatnya dan makannya karena Aku’.
Bagi orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan; gembira ketika berbuka puasa dan gembira ketika berjumpa Tuhannya dengan puasanya.
Dan sesungguhnya bau tidak sedap mulutnya lebih wangi di sisi Allah dari pada bau minyak kesturi.”
(HR. Bukhari dan Muslim, lafadz milik Muslim)
Maka mari jalankan puasa kita dengan puasakan juga pendengaran, penglihatan, lisan, dan seluruh anggota tubuh.
Jangan jadikan sama antara hari saat berpuasa dan tidak.
2. Al-Qiyam/shalat malam/Tarawih
Nabi saw bersabda :
“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Allah swt berfirman :
“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)
3. Shadaqah
Rasulullah saw adalah manusia paling dermawan.
Dan beliau lebih dermawan ketika di bulan Ramadhan.
Beliau menjadi lebih pemurah dengan kebaikan daripada angin yang berhembus dengan lembut.
Beliau bersabda : “Shadaqah yang paling utama adalah shadaqah pada bulan Ramadhan.” (HR. al-Tirmidzi dari Anas)
Sesungguhnya shadaqah di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan dan kelebihan, maka bersegeralah dan semangat dalam menunaikannya sesuai kemampuan.
4. Bersungguh-sungguh dalam membaca Al-Qur’an
5. Duduk di masjid sampai matahari terbit
Adalah Rasulullah saw, apabila shalat Shubuh beliau duduk di tempat shalatnya hinga matahari terbit (HR. Muslim).
Imam al-Tirmidzi meriwayatkan dari Anas, dari Rasulullah saw , beliau bersabda:
“Siapa shalat Shubuh dengan berjama’ah, lalu duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu shalat dua raka’at, maka baginya seperti pahala haji dan umrah sempurna, sempurna , sempurna.” (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
Keutamaan ini berlaku pada semua hari, lalu bagaimana kalau itu dikerjakan di bulan Ramadhan?
Maka selayaknya kita bersemangat menggapainya dengan tidur di malam hari, meneladani orang-orang shalih yang bangun di akhirnya, dan menundukkan nafsu untuk tunduk kepada Allah swt dan bersemangat untuk menggapai derajat tinggi di surga.
6. I’tikaf
Adalah Rasulullah saw senantiasa beri’tikaf pada bulan Ramadhan selama 10 hari.
Dan pada tahun akan diwafatkannya, beliau beri’tikaf selama 20 hari (HR. Bukhari dan Muslim).
I’tikaf merupakan ibadah yang berkumpul padanya bermacam-macam ketaatan; berupa tilawah, shalat, dzikir, doa dan lainnya.
Bagi orang yang belum pernah melaksanakannya, i’tikaf dirasa sangat berat.
Namun, pastinya ia akan mudah bagi siapa yang Allah swt mudahkan.
7. Umrah pada bulan Ramadhan
Telah diriwayatkan dari Nabi saw beliau bersabda:
“Umrah pada bulan Ramadhan menyerupai haji.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
8. Menghidupkan Lailatul Qadar
Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 1-3)
Rasulullah saw bersabda:
“Dan siapa shalat pada Lailatul Qadar didasari imandan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Adalah Nabi saw berusaha mencari Lailatul Qadar dan memerintahkan para sahabatnya untuk mencarinya.
Beliau juga membangunkan keluarganya pada malam sepuluh hari terakhir dengan harapan mendapatkan Lailatul Qadar.
Dari ‘Aisyah, ia berkata: Wahai Rasulullah, jika aku mendapatkan Lailatul Qadar, apa yang harus aku baca? Beliau menjawab, “Ucapkan:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, menyukai pemberian maaf maka ampunilah aku.”
(HR. Ahmad dan al-Tirmidzi, dishahihkan Al-Albani)
9. Memperbanyak dzikir, doa dan istighfar
Sesungguhnya malam dan siang Ramadhan adalah waktu-waktu yang mulia dan utama, maka manfaatkanlah dengan memperbanyak dzikir dan doa, khususnya pada waktu-waktu istijabah, di antaranya:
- Saat berbuka, karena seorang yang berpuasa saat ia berbuka memiliki doa yang tak ditolak.
- Sepertiga malam terkahir saat Allah swt turun ke langit dunia dan berfirman: “Adakah orang yang meminta, pasti aku beri. Adakah orang beristighfar, pasti AKU ampuni dia.”
- Beristighfar di waktu sahur, seperti yang Allah swt firmankan : “Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (QS. Al-Dzaariyat: 18)
. . . Sesungguhnya berpuasa tidak hanya sebatas meninggalkan makan, minum, dan hubungan suami istri, tapi juga mengisi hari-hari dan malamnya dengan amal shalih. . .
Ini sebagai bentuk pembenaran akan janji Allah swt adanya pahala yang berlipat.
Sekaligus juga sebagai pemuliaan atas bulan yang penuh barokah dan rahmat.
Wallahu ‘alam

Gambar diambil dari sini
Referensi : Al-Qur’an, Hadist, Voa-Islam.

Iqro !

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More